-->

    Popular Posts

    Perpustakaan Keliling







    Tampilkan postingan dengan label Minat Baca. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Minat Baca. Tampilkan semua postingan

    Perpustakaan pribadinya cara untuk berbagi ilmu

    KABAR PROBOLINGGO - (2/12) Perpustakaan bagi Ihya Aminudin adalah caranya untuk berbagi ilmu.Menyebarkan kegemaran membaca melalui perpustakaan pribadinya menjadi cita-cita. Menurutnya, semangat ini ia dapati dari ayah dan kakeknya

    TERLAHIR dari keluarga gemar membaca, Ihya Aminudin tak asing dengan buku sejak usia belia. Karenanya, ketika koleksi bukunya sudah mencapai ratusan, ia berinisiatif membuka perpustakaan agar lebih banyak orang mendapat manfaat dari bukunya.  

    Gelar Seminar Minat Baca

    KRAKSAAN - Banyak cara yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam upaya menyadarkan masyarakat tentang betapa pentingnya membaca. Melalui Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda), salah satunya selain dengan melakukan aksi jemput bola, perpustakaan keliling dengan mendatangi lembaga-lembaga pendidikan, desa-desa hingga ke pelosok daerah, digelar pula seminar minat baca di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Kamis (19/9).

    Dalam pantauan Bromo Info, seminar minat baca yang dimulai sekitar pukul 08.30 itu, selain diikuti oleh kalangan pelajar, guru, pegawai juga tampak dari kalangan umum yang mengikutinya. Seminar pagi itu mengambil tema “Membangun Kebiasaan Membaca” dengan dua orang narasumber, yakni Velix Yanwar Siauw dan Dra. Rachmini Aida, M.Pd.

    Kepala Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo Syafi’uddin menuturkan bahwa digelarnya kegiatan tersebut salah satunya guna menyadarkan masyarakat betapa mulianya dan akan arti pentingnya membaca dan menulis untuk menjadi cerdas, berwawasan luas dan berkualitas.

    “Seminar ini diharapkan dapat memberikan manfaat, baik bagi peserta maupun masyarakat guna menumbuhkan kebiasaan masyarakat serta merubah budaya mendengar dan ngobrol menjadi gemar membaca. Selain itu, dapat menyadarkan masyarakat betapa pentingnya membaca dan menulis. Mari kita rubah budaya mendengar menjadi budaya membaca dan menulis,” ungkap Syafi’uddin.

    Seminar minat baca ini dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari. Dalam sambutannya Asy’ari menuturkan, betapa pentingnya membaca. Pasalnya, dengan membaca maka akan dapat menambah ilmu dan pengetahuan. “Membaca sudah diperintahkan oleh Allah SWT seperti yang tertuang dalam kitab suci Al-Qur'an, surat Al-Iqra’ yang artinya bacalah,” ungkap Asy’ari.

    Dalam kesempatan tersebut Asy’ari mengajak agar semua kalangan wajib gemar membaca, bukan hanya pelajar yang dituntut untuk gemar membaca, tetapi semua umat manusia. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru yang telah banyak mengajak generasi penerus untuk gemar membaca. Kegemaran membaca perlu didorong, karena pada umumnya masyarakat masih lebih suka mendengarkan dari pada membaca. Padahal, manfaatnya lebih besar membaca,” jelas Asy’ari.

    Budaya mendengar pada masyarakat kita menurut Asy’ari memang masih rendah dan memprihatinkan. Masih tersedot pada tradisi mendengar dan menutur. Belum beralih pada pola masyarakat maju, yang suka membaca dan menulis. Hal tersebut bukan hanya terjadi pada kaum tani, nelayan, buruh, pengusaha kecil dan masyarakat bawah di desa-desa. Tetapi tidak menutup kemungkinan, para akademisi, birokrat dan masyarakat awam di tingkat menengah ataspun tergolong malas membaca dan malas menulis.

    “Mari kita tengok di sekitar kita, masyarakat masih suka mengobrol “kaberek katemor” (dalam bahasa madura) yang tidak jelas pembicaraannya, dari pada membaca buku sambil duduk manis atau berdiri. Budaya ngerumpi pada masyarakat kita jauh lebih kuat dibandingkan membaca. Itu dapat ditemui disekitar kita,” terang Asy’ari.

    Dikatakan Asy’ari, budaya ngobrol itu tidak hanya terlihat di tempat umum, di lembaga pendidikan saja yang mayoritas pelajar budaya ngobrol masih sangat kuat. “Coba kita lihat, perpustakaan sekolah, perpustakaan umum atau bahkan yang di perkantoran berapa banyak orang yang asyik membaca buku. Dapat dipastikan lebih banyak yang asyik ngerumpi. Padahal perpustakaan itu adalah sumber dari segala sumber ilmu pebgetahuan,” tegas Asy’ari.

    Oleh karenanya melalui kesempatan itu, Asy’ari mengajak seluruh pihak untuk melek, membuka jendela dengan memulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat untuk menjadikan gerakan bersama dalam merubah budaya mendengar, ngerumpi menjadi gemar membaca dan menulis.

    Sementara Rachmini Aida selaku narasumber banyak mengulas tentang peran keluarga dalam membangun kebiasaan membaca pada anak usia dini. Selain itu, sekolah juga memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan minat baca dan masyarakat sangat penting dalam meningkatkan minta baca.

    “Pengaruh pendidikan dalam keluarga sangatlah besar bila dibandingkan dengan lingkungan sekolah dan masyarakat. Mari kita tanamkan bahwa pendidikan karakter terbesar ada di lingkungan keluarga,” ajaknya.

    Menariknya, siang itu juga diserahkan hadiah kepada para pemenang lomba-lomba yang diadakan oleh Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo. Diantaranya, lomba mewarnai tingkat TK/RA, juara 1 diraih oleh Aurelia A dari TK Al Qur'an Plus Darussalam, juara 2 diraih oleh Silvia F dari TK Putra Jaya Kraksaan dan juara 3 diraih oleh Arajuda M A dari TK Al Irsyad Kraksaan.

    Untuk lomba Cipta dan Baca Puisi tingkat SD/MI, juara 1 diraih oleh Fortuna F dari SDN Maron Wetan 1, juara 2 diraih oleh Hanin A dari SDN Sumber Kedawung III dan juara 3 diraih oleh Diva E P dari SDN Maron Wetan I.

    Lomba Mendongeng tingkat SD/MI juara 1, diraih oleh Zahrina Z M dari MI Nurul Rahmah, juara 2 dan 3 masing-masing diraih oleh Dian N dari SDIT Permata Kraksaan dan R Gina Ayu dari SDN Klaseman.

    Untuk lomba Mading tingkat SMP/MTs juara I diraih oleh MTs NU Kraksaan, juara 2 diraih oleh SMPN I Kraksaan dan juara 3 diraih oleh SMPN I Kotaanyar. Untuk tingkat SMA/SMK/MA juara I diraih oleh MA NU Kraksaan, juara 2 diraih oleh SMK Assalam Maron dan 3 diraih oleh SMA Unggulan Zaha Genggong.

    Yang tidak kalah menariknya, Perpusda juga menggelar lomba bidang fotografi dengan kriteria umum, yakni lomba kepergok membaca, untuk juara I berhasil diraih oleh Perstika E P asal Desa Sumberkerang Kecamatan Gending, juara 2 diraih oleh M. Fudael asal Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan dan juara 3 diraih oleh Kharisma A asal Desa Tongas Kulon Kecamatan Tongas. (un)


    Reporter : Yuyun Wahyudi
    webterkait : probolinggokab.go.id

    Alasan Lebih Baik Membaca Buku Dari Pada Pacaran

    Buku adalah teman sejati Anda. Kata-kata bijak ini benar! Satu buku yang bagus dapat mengusir rasa sepi dan memberi segudang pengetahuan. Buku akan mengisi hari-hari Anda dengan indah seperti kekasih Anda. Namun buku bisa jauh lebih baik dari kekasih Anda. Berikut ini Penjelasannya :

    1. Buku tidak menipu atau menyakiti Anda
    Sebuah buku tidak

    Perpusda Inginkan SDM Lebih Meningkat

    Kraksaan – Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo hari ini Kamis (03/10/13) menggelar acara Bimbingan Technis (Bimtek) untuk tenaga pengelola Perpus sekolah, yang bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekola Swasta (MKKS) untuk sekolah tingkat SMP se-Kabupaten Probolinggo. Acara yang dilaksanakan dikantor Perpusda tepatnya diGedung Islamic Centre (GIC) Lantai dasar kota Kraksaan tersebut diikuti oleh  59 peserta dari kepala sekolah SMP Swasta se-Kabupaten Probolinggo.

    Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 Wib, itu dipimpin langsung oleh dua instruktur dari pihak Perpusda Kabupaten Probolinggo, yang secara langsung diperagakan menggunakan Proyektor serta dilakukan pembrivingan dan materi technis tentang bagaimana mengelola Perpustakaan serta peningkatan SDM bagi para guru yang sudah memiliki ruang pustaka disekolahnya masing-masing.

    Fitri Nursanti, selaku Pustakawan dikantor Perpusda Kabupaten Probolinggo mengatakan, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan adanya Perpustakaan disekolah-sekolah swasta tingkat SMP Kabupaten Probolinggo, dan secara langsung untuk melakukan terciptanya peningkatan SDM dan peningkatan Perpus sekolah.

    “ Program seperti ini sebetulnya sudah sering kami laksanakan, namun untuk yang sekarang ini merupakan kali pertama yang kami lakukan untuk bekerja sama dengan forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Swasta (MKKS) ditingkat SMP Kab. Probolinggo. Dengan upaya kami agar semua sekolah swasta SMP lebih memperhatikan dan meningkatkan dampak yang positif, sehingg a SDM menjadi lebih baik dan meningkat,” jelas Fitri.

    Sementara, Rahman Zubaidi selaku ketua panitia dari MKKS menyebutkan, bahwa pihaknya secara reverensi akan benar-benar mensuport dan menerapkan materi maupun praktek bagaimana upaya untuk peningkatan SDM dan pngembangan ini segera tercipta.” Selain itu kami juga meminta kepada instansi terkait untuk akses pengadaan buku diperpustakaan sekolah kami lebih ditingkatkan. Karena terciptanya SDM yang lebih meningkat juga memerlukan kelayakan pada diri kami sebagai pegolah Perpus sekolah,” terangnya. (Dc) 


    web terkait : bromofm923.probolinggokab.go.id
     
    Support : Tamplate | Website Probolinggokab | Perpustakaan Nasional RI
    Copyright © 2014. Perpusda - All Rights Reserved
    email : admin@perpustakaan.probolinggokab.go.id
    Jl. Rengganis No. 01 Kraksaan - 67282